Saya baru saja membaca salah satu bab di buku "Financial Revolution" karya Tung Desem Waringin. Sosok yang disebut-sebut majalah SWA sebagai salah satu tokoh Motivator Indonesia paling berpengaruh tahun ini.
Dan, ssst… saya sebenarnya malu...
karena saya termasuk orang-orang yang 'telat" membaca buku ini lho!
Telat, karena saya.. hiks.. baru baca buku itu sekarang – The "National Best Seller book"..
Apalagi ketika mengingat bahwa saya sudah sempat pegang versi cetak perdana-nya
menjelang launch enam bulan yang lalu. Ketika itu buku ini bahkan ditawarkan dalam satu paket dengan Bonus- Audio CD inspirasional... dengan harga lebih murah..
Hiks.. rada nyesel juga kok baru beli sekarang..He he, tapi no more mourning,
saya patut bersyukur karena toh sekarang, akhirnya saya masih diberi kesempatan olehNya membaca banyak hal bermakna yang terdapat dalam buku ini.
Buku ini selain menyinggung banyak hal dasar mengenai manajemen keuangan dan strategi-strategi jadi orang Kaya dan Sukses, dalam beberapa segmennya juga memberi kiat sukses wirausaha.. Salah satunya yang ingin saya sajikan dan share dengan Anda
dalam tulisan saya kali ini, adalah yang disebut dengan “faktor kali”.
Unsur paling berpengaruh dalam pengembangan bisnis.
Jadi, apa gerangan sih, “faktor kali” itu? Dengan mengoptimalkan "faktor pengkali" dalam mengelola usaha, kita dapat berharap untuk meraup untung bisnis dalam waktu jauh lebih cepat..
Hah?.. yang bener neeh... (hi..hi.. penasaran kan?..).
Dengan "faktor kali" ini,
kita dapat menggandakan potensi bisnis dalam waktu singkat, dengan tidak membutuhkan terlalu banyak modal. Faktor kali atau "faktor pengkali", bisa kita optimalkan ketika kita menerapkan strategi yang bisa melipatgandakan potensi jaringan bisnis,
produk, maupun jumlah pelanggan kita. Dan untuk itu, semuanya hanya terletak pada pendekatan kita dalam mengoperasikan usaha.
Mau bukti?
Contoh pertama. Banyak pengusaha bisa sukses, meraup banyak untung hanya karena mereka fokus memproduksi barang-barang yang merupakan komoditas massal yang dibutuhkan banyak orang.
Nilai atau harga per satu produk tidak mahal, tapi omset penjualan jadi besar karena jumlah produk terjual sangat banyak. Dalam contoh pertama ini, kita bisa sukses ketika kita jeli melihat peluang pasar. Memproduksi barang komoditas, dengan memberi sedikit nilai tambah atau keunikan kelebihan yang bakal membuat produk tersebut unik
dan merebut perhatian pelanggan.
Contoh kedua.
Pengusaha Grosir yang lebih mementingkan untung sedikit dari setiap satu produk yang ia jual kepada pengecer. Pengusaha ini bisa untung banyak dan usahanya sukses lebih lama dari banyaknya agen pengecer yang berdatangan karena cocok dengan harga murah dan bersaing yang ia tawarkan. Nah, di luar contoh-contoh tersebut, masih ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan potensi "faktor kali" dalam bisnis kita. Anda boleh “pelototi” contoh-contoh berikut ini..
(he he karena begitu penasarannya Anda, maksud saya..) Mungkin sekilas tampak sepele, tapi bila Anda coba praktekkan dan konsisten, Anda bisa berharap pundi-pundi sukses lebih cepat menghampiri Anda:
1. Pemberian layanan pelanggan yang memuaskan
-- dengan tujuan merangsang pelanggan untuk datang dan datang lagi, bahkan bila bisa, pelanggan lama Anda membawa teman atau saudara mereka sebagai pelanggan baru di tempat Anda.
2. Memotivasi pelanggan untuk datang lebih sering
-- melalui peningkatan kualitas produk.
Mungkin pemberian ekstra sambal gurih dalam tiap penyajian menu andalan rumah makan Anda? Atau bisa jadi melalui pemberian voucher diskon belanja untuk pelanggan yang membeli dalam jumlah banyak, atau pelanggan yang berbelanja di hari-hari sepi toko Anda?
3. Atau Anda bisa mencoba bentuk sistem kerjasama pemasaran atau distribusi yang kuat dan 'menggurita' dengan mitra pengusaha yang bidang bisnisnya saling melengkapi dengan bisnis Anda. Jadi Anda serasa memiliki banyak armada pemasaran pada saat yang sama.
Bila Anda pengusaha souvenir nikah, Anda bisa bekerjasama dengan banyak pengusaha katering pernikahan maupun dengan salon-salon rias pengantin, dengan memberi mereka komisi yang menarik. Atau Anda pengusaha salon Muslimah yang melayani women only?
Coba saja bersinergi dengan Ibu-ibu pengurus Kelompok-kelompok pengajian di kota Anda. Jadikan mereka mitra armada Sales Anda
4. Program “member get member”, berupa pemberian bonus produk,
bila pelanggan Anda berhasil mengajak saudara/teman membeli produk Anda. Program poin untuk akumulasi pembelanjaan, dan sebagainya,
Sebenarnya masih banyak lho, yang bisa kita lakukan untuk memaksimalkan potensi “faktor kali” usaha kita. Sejauh kreativitas Anda bisa berkembang
untuk mengoptimalkan potensi “Faktor pengkali” bisnis Anda, semuanya tentu patut dicoba.
Selama sumber daya Anda masih ada dan Anda tidak memaksakan diri. Dari beberapa contoh yang sudah kita ulas bersama, Anda juga tidak perlu promosi gila-gilaan yang mahalnya bukan main.
Berani coba?
Oke, waktunya Anda buktikan sendiri ;-)
anluvat "cek page rangking"
16 tahun yang lalu















0 komentar:
Posting Komentar